Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2016


Untuk pertama kalinya Muslim Fashion Festival 2016 (Muffest) digelar di Plaza Selatan, Istora Senayan, Jakarta. Event yang digelar selama 5 hari ini merangkul desainer-desainer muda baru hingga desainer luar negeri yang berasal dari Turki, Jepang, Malaysia, Singapura dan juga Brunai Darussalam.Dengan digelarnya acara ini, Indonesia diharapkan bias menjadi kiblat fashion Muslim pada tahun 2020 mendatang.

Mengusung tema #screeshotTheLook, Muslim Fashion Festival 2016 menggandeng sederet desainer tanah air seperti Ria Miranda, Jenahara ,IrnaMutiara, Restu Anggraini, Dian Pelangi, Norma Hauri dan sederet nama lainnya. Desainer-desainer baru pun bermunculan meramaikan event yang baru digelar pertama kali ini.

Di hari pertama misalnya, desainer muda Putri Hasanah ikut meramaikan pembukaan MUFFEST 2016. Desainer yang memulai debut pertamanya di Jakarta Fashion Week 2015 memamerkan koleksi busana bertemakan "Garconne". Terinspirasi dari style pria di tahun 1940, koleksi busana Putri tampil dalam balutan busana kasual namun tetap menyematkan sisi feminine dari seorang wanita musliman. "Aku memilih tema ini karena sekaran gini banyak wanita berhijab yang memiliki banyak kesibukan dan aktifitas yang padat. Mereka tentu membutuhkan busana yang lebih kasual dan juga nyaman," ucapnya.

Ada juga Poppy Theodorin. Wanita yang mendirikan label modest wear bernama PY by Poppy Theodorin di tahun 2012 ini memamerkan koleksi busana bertema "The Titisee". Koleksi Ramadhan untuk label premiumnya, Poppy Theodorin, menuai inspirasi dari suasana kota tuaTitisee, Jerman, yang begitu indah dan penuh dengan kehangatan dan cinta. Rumah tradisional khas Eropa yang berjejerindah, detail signage artistic di setiap sudut, bunga-bunga penuh warna hingga pakaian tradisional yang lengkap dengan aksesorisnya menjadi inspirasi Poppy Theodorin. Paletwarna off white, creame, gold, dan merah mendominasi pada koleksi kali ini dengan adanya sentuhan aplikasi bordir, sulam, payet dan juga batu-batuan Swarovski," terangnya.

Peragaan busana di MUFFEST 2016 (foto: Dani Daniar/SobatJalan.Com)
Desainer baru yang untuk pertama kalinya mengikuti pagelaran busana adalah Sad Indah.Mengusung tema "Be Excelency", Indah menjumput ispirasi dari kehidupan seekor lebah.Tak mengherankan koleksi busananya kental dalam balutan busana kuning dan juga hitam dengan menggunakan material satin, raw silk, organza dan juga batik."Kita juga akan memperkenalkan batik Jawa Tengah yang akan menampilkan komponen warna hitamdan kuning dengan sangat tren," katanya.

Ada juga Rosmawary Ismail yang juga baru kali pertama mengikuti ajang peragaan busana. Mengangkat tema "Sparkle of Nature", busana koleksi Ros di dominasi oleh warna hijau dan juga putih. "Untuk koleksi Sparkle of Nature ini saya menggunakan bahan tenun yang dipadukan dengan bahan-bahan polos," paparnya.

Tak hanya keempat desainer ini saja yang akan meramaikan MUFFEST 2016. Desainer busana muslim ternama seperti Ria Miranda, Jenahara ,ItangYunasz, IrnaMutiara, RestuAnggraini, Dian Pelangi, Norma Hauri juga turut memamerkan koleksi busana mereka.

Bahkan desainer luarnegeri yang berasal dari Turki, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam juga dilibatkan. Ali Charisma selaku National Chairman Indonesia Fashion Chamber memiliki harapan khusus akan event ini. Ia berharap, kedepannya Indonesia bias menjadi pusat mode busana muslim di tahun 2020. "Saya berharap event MUFFEST ini bias menjadi awal kecil dalam mewujutkan cita-cita Indonesia menjadi pusat mode busana muslim di tahun 2002 mendatang. Meski langkah kecil, tetapi ini penting sekali karena di MUFFEST dapat mengakomodir pelaku industri yang mungkin tidak bias bekerja di industry fesyen," ucap Ali Charisma.